nd_mode="burn ; nd_valign="bottom" nd_halign="right" nd_vMargin="10"; Kenali Kediri Cintai Kediri

bunga

Jumat, 01 Februari 2013

Bendungan Waru Turi




Taman wisata ini berada ± 15 km, ± 10 menit dari Kota Kediri. Panjang bendungan yang 150 meter digunakan sebagai pengendali air Sungai Brantas, dan sebagai tempat wisata, tempat ini juga dilengkapi :
· Perahu motor dan sepeda air
· Kolam pancing dan kolam renang
· Driving range
· Padang golf
· Taman bermain anak anak
· Taman air yang indah dan asri
· Panggung hiburan
Kawasan Bendung Gerak Waru Turi merupakan salah satu obyek wisata yang ada diwilayah Kabupaten Kediri, lebih tepatnya berlokasi di wilayah Kecamatan Gampengrejo. Di lokasi bendungan yang memiliki panjang kurang lebih sekitar 150 Meter ini, pengunjung akan disuguhi dengan situasi dan kondisi alamnya yang tergolong alami. Karena itulah, ditempat tersebut cukup menarik untuk dijadikan sebagai tempat menikmati hari libur atau di kala senggang bersama anggota keluarga, bahkan disekitar area dalam lokasi juga bisa dijadikan tempat piknik.

Disamping itu lokasinya relatif mudah dijangkau dari dua arah yang berbeda dari Timur dan Barat, jika pengunjung sedang berada di jalur Kertosono-Kediri pengunjung bisa masuk melalui pintu sebelah timur yang berlokasi di wilayah Desa Gampengrejo Kecamatan Gampengrejo, sedangkan jika pengunjung yang berada di jalur jalan Raya Bulak Jabon, pengunjung bisa memanfaatkan pintu di sebelah barat yang masuk dalam wilayah Desa Jabon Kecamatan Banyakan.

Menariknya ketika melintas menuju Bendung Gerak Waru Turi melalui pintu sebelah barat, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam pedesaan dengan semilir angin yang terasa tak pernah henti berhembus disekitar area persawahan milik beberapa warga sekitar.Jika anda pengunjung berada di wilayah pusat (tengah) Kota Kediri, untuk menuju Bendung Gerak Waru Turi diperkirakan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat dengan jangka waktu kurang lebih sekitar 20 menit. Menurut keterangan warga sekitar, Bendung Gerak Waru Turi merupakan bendungan yang seringkali dipergunakan untuk mengatur pengairan irigasi bagi area persawahan milik warga sekitar lokasi. Sekaligus sebagai control debit air yang mengalir menuju Mojokerto hingga Surabaya.

Layaknya tempat wisata lainnya, di dalam area Bendung Gerak Waru Turi juga disediakan berbagai sarana penunjang seperti kolam renang, kandang kijang, golf driving range, wisata air dan pemancingan. Diharapkan dengan adanya fasilitas tersebut, semakin memanjakan pengunjung yang datang di wisata Bendung Gerak Waru Turi Kabupaten Kediri.

Selain itu, tersedianya warung-warung penjaja makanan di pinggiran taman yang teduhmemanjakan para wisatawan yang datang dengan hidangan khas ikan bakar maupun ikan goreng hasil dari tangkapan disungai Brantas. Terlebih lagi jika bertepatan dengan ritual tahunan ikan mabuk, dimana ikan-ikan sedang melimpah lantaran dibukanya pintu waduk – waduk yang membendung sungai Brantas terutama pintu waduk yang ada diwilayah Blitar dan Tulungagung. Dihari itu, penjual ikan segar yang masih hidup maupun yang matang dijual sangat murah sehingga dapat memuaskan para wisatawan yang datang.


Kawasan Wisata Ubalan

Pintu Masuk Wisata Ubalan










WISATA SUMBER UBALAN
Taman Wisata Ubalan terletak + 15 km, + 20 menit dari Kota Kediri. Taman wisata ini memiliki hutan lindung dan mata air yang jernih disamping juga:
  1. Wana wisata
  2. Kolam renang
  3. Kolam perahu dan sepeda air
  4. Taman bermain anak-anak
  5. Kolam pancing
  6. Taman asri yang indah
  7. Panggung hiburan
  8. Bumi perkemahan
UBALAN PARK
This semi-natural park is + 15 kms, + 20 minutes from Kediri City. Preserved woods with its clean water source is here, besides:
  1. Swimming pool
  2. Canoeing and water-cycling pool
  3. Playground
  4. Fishing pool
  5. Shady park for relaxing
  6. Stage for entertainment performances
  7. Camping ground

Air Terjun Irenggolo



Trip from Besuki to Dolo Fall is about 4 kilometers. This waterfall is at altitude 1.850 meters above sea level. By the road end, adventure continues to natural designed pathway into green forest to the waterfall with singing of wild birds. About 10 minutes walking, slashes of waterfall will be clearly heard. The most unforgetable moment will be yours!
Banyak air terjun menawan yang menghias sisi barat Kabupaten kediri dan terserak di rimbunnya hutan Pegunungan Wilis. Tersebutlah Air Terjun Dolo, Air Terjun Ironggolo, Air Terjun Ngleyangan, dan Air Terjun Parijotho yang baru saja ditemukan. Berada di Kawasan Wisata Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, yang berjarak kurang lebih 25 kilometer dari Kota Kediri, Air Terjun Dolo menawarkan sensasi dan keindahan air terjun beserta kawasan hijaunya nan perawan. Pemandangan di sepanjang jalan menuju lokasi pun terbilang sangat indah dan mudah.
Saat mencapai Besuki, kita bisa menikmati panorama Kota Kediri dari jauh dan pemandangan sekitar Desa Jugo yang asri dengan beberapa menara pemancar relay televisi dan telepon seluler menjulang menyeruak hijaunya lingkungan. Disana kita juga bisa temukan Air Terjun Ironggolo yang bertrap-trap alami di teduhnya rerimbunan pinus dan hutan beserta hembusan angin segar pegunungan, suara alam yang unik, dan sesekali kabut tipis yang dingin.
Sejenak bersantai di warung sebelum melanjutkan perjalanan ke Dolo sambil bercengkerama dengan masyarakat sekitar dan beberapa pecinta alam memberi informasi bahwa di kawasan ini juga menjadi point pendakian dengan menuju Margopasar, salah satu puncak dari Pegunungan Wilis sisi timur. Selain itu, terdapat keberadaan bekas lapangan terbang Jepang di masa penjajahan dan Situs Batu Tulis yang seringkali dikunjungi wisatawan, utamanya dari Bali. Andai waktu mencukupi, pasti rasa penasaran membawa kesana.
Selanjutnya, perjalanan menembus hutan tropis untuk mencapai Dolo membawa kita menikmati keindahan alam dengan di kiri-kanan dapat kita lihat tumbuhan liar dan tebing kokoh. Sampai di titik pemberhentian, perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki menuju air terjun. Akses jalan yang terbuat dari bebatuan andesit memberikan kesan terpadu dengan lingkungan. Terlebih, kicau burung liar dan kokok ayam hutan sesekali terdengar semakin menambah suasana back to nature.
Langkah kaki selama kurang lebih 10 menit menyusur anak tangga mengular membawa kita pada suara gemericik air terjun yang seolah menarik kita untuk segera mencapainya. Nafas yang lepas terisi udara segar pegunungan pun memberikan sensasi tersendiri hingga akhirnya mencapai hempasan air setinggi kurang lebih 125 meter terhujam ke dasar.
Letak kawasan air terjun ini lebih kurang 1.800 meter di atas permukaan air laut. Air yang menempel di dinding padas meluncur deras hingga dasar dan mengalir melewati dua tingkatan sehingga memungkinkan menjadi tempat merendam kaki, badan, ataupun hanya merasakan sejuk butiran-butiran air segar menyeka wajah. Semua menjadi sensasi mengesankan di Air Terjun Dolo.
Sebelum beranjak pulang, bunga anggrek hutan yang dijajakan di beberapa kios di Besuki menjadi alternatif buah tangan khas disini. Kuliner dengan menu pedesaan berupa nasi jagung, sayur asem, beserta ikan asin hangat dan sambal pedas tentunya pasti terasa sedap mengisi perut yang sebelumnya dihajar rasa dingin dan lelah. Jika pada musimnya, dapat kita temukan juga beberapa penjual menawarkan durian hutan dengan harga sangat terjangkau untuk dinikmati di tempat ataupun dibawa pulang.

Objek Wisata Gunung Kelud

pemandian air hangat
Add caption
pintu masuk kawasan GUNUNG KELUD


Keluarnya kawah GUNUNG KELUD
Pemandangan menuju PUNCAK
Kawasan GUNUNG KELUD

Terowongan GUNUNG KELUD

















Gunung Kelud

Kediri merupakan salah satu daerah yang memiliki objek wisata berupa gunung yang memiliki daya tarik yang dapat memikat para wisatawan. Gunung Kelud adalah salah satu objek wisata Kediri yang di nobatkan sebagai objek wisata alam yang terbaik di kawasan Jawa Timur tepatnya pada tahun 2011. Saat ini, Gunung kelud sangat fenomenal dengan kubah baru yang ada dari danau tersebut. Untuk mencapai Gunung kelud, para pengunjung dapat datang dari arah Kediri ke Wates - Margomulyo - Bambingan hingga Jurang Gelap atau Gunung Pedot.

Dari Jurang Gelap sampai kubah baru Gunung kelud se kit ar 2 km dan Anda dapat berjalan kaki. Gunung kelud kini telah berubah, dahulu terdapat kawah hijau, namun kini setelah Gunung Kelud meletus pada tahun 2007  kawah yang indah hilang dan muncul kawah baru yang berbeda dari sebelumnya.
Peningkatan aktivitas Gunung kelud menunjukkan aktivitas fenomenal yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Suhu air pada tahun 1990 ketika meletus sekitar 400 derajat Celsius, namun dalam peristiwa ini, suhu air meningkat sampai 77,50 Celsius, membuat termometer rusak akibat pemanasan yang tinggi. Gempa bumi juga mengalami peningkatan, baik vulkanik dan gempa tektonik. Gempa bumi lebih tinggi dibandingkan ketika meletus pada tahun 1990.
Peristiwa puncak Gunung kelud ketika muncul kubah dari danau kawah terjadi pada tanggal 5 November 2007 dengan diameter 100 meter serta tinggi 20 meter dari air kawah. Hingga saat ini, Kubah Lava masih tumbuh perlahan-lahan hingga ketinggian 200 meter dan melebar ke sisi barat daya dari luas danau kawah.
 
Dengan kondisi Gunung kelud saat ini, maka Gunung kelud memiliki wajah baru. Dengan kubah baru yang berasal dari kawah, Gunung Kelud terlihat lebih indah dari sebelumnya, dan merupakan peristwa fenomenal yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Perubahan  Gunung kelud dengan Kubah baru sangat menarik bagi pengunjung dan merupakan panorama yang fantastis serta membuat pengunjung penasaran.

Kawasan ini berada + 40 km, + 45 menit dari Kota Kediri dan merupakan wisata gunung aktif berketinggian 1730 m dpl. Suasana yang sejuk dan panorama pegunungan yang indah menjadikan kawasan ini menarik bagi wisata alam, petualangan, dan kesehatan. Daya tarik dari obyek wisata ini antara lain:
  1. Area perkebunan yang rindang dan sejuk
  2. Panorama pegunungan yang indah
  3. Area panjat tebing, jogging, lintas alam, dan bumi perkemahan
  4. Jalan lorong menuju kawah di bawah gunung
  5. Danau kawah belerang di bawah gunung
  6. Pusat Informasi Vulkanologi
  7. Pertunjukan hiburan setiap hari libur/besar.
Jika anda mengunjungi objek wisata kediri yang memiliki nilai alam ini anda akan takjub dengan pemandangan alamnya yang tampak cantik dengan sebuah balutan embun.
Anda dapat mengajak kerabat maupun keluarga anda untuk merasakan keindahan alam tersebut, dengan sarana yang telah disediakan disana. 

Sebelum meletus gunung ini dapat menciptakan panorama kawah yang memukau, namun setelah terjadi letusan pada tahun 2007 ternyata wisata ini semakin menarik hati para wisatawan sehingga semakin ramai di kunjungi. Untuk mengunjungi objek wisata ini memang membutuhkan tenaga ekstra, karena anda harus berjalan kaki ketika sudah mendekati gunung tersebut karena kendaraan tidak dapat melalui jalan tersebut.

Tempat wisata ini buka setiap hari dan bisa dicapai dengan kendaraan bermotor.